Dokter Surabaya Buka Pakaian Copilot Wanita sampai Telanjang

by
Dokter Surabaya Buka Pakaian Copilot Wanita sampai Telanjang

ModelArtis.com – Dokter Surabaya Buka Pakaian Copilot Wanita sampai Telanjang, Polisi akan melakukan gelar perkara kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dokter kepada copilot wanita berinisial PJ (23). Gelar perkara dilakukan hari ini, pada Rabu (28/11).

Sebelumnya, sejumlah saksi telah dimintai keterangan mengenai kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dokter di RSU Dr Soetomo.

Korban diduga menjadi korban pelecehan seks saat menjalani perawatan akibat mengalami kecelakaan lalulintas. Mobil korban menabrak pembatas taman air mancur di Jalan Pemuda, Surabaya.

“Untuk menentukan itu, kami akan melakukan gelar perkara,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Ia mengatakan, sejumlah saksi ahli juga sudah diminta pendapat. Seperti ahli kedokteran dan ahli teknologi informasi (IT).

Salah satunya dari Dirjen Kementerian Kominfo Pusat yang akan dimintai pendapat terkait ada atau tidaknya unsur pidana yang dilakukan oknum dokter berinisial BA yang memfoto korban dalam kondisi telanjang saat menjalani perawatan di RSU Dr Soetomo.

“Ya kami tunggu hasil gelar, besok (hari ini). Semua bahan gelar sudah dipersiapkan,” tandas Sudamiran, seperti dilansir Radar Surabaya, Rabu (27/11/2018).

Seperti yang diketahui sebelumnya, korban lewat kuasa hukumnya Tengku Mochtar Djohansyah melaporkan oknum dokter BA yang memeriksa PJ dengan bukti laporan LP/B/1099/X/2018/Jatim/Restabes Sby.
Copilot wanita korban pelecehan seksual oknum dokter

Copilot wanita korban pelecehan seksual oknum dokter. Istimewa

Dari laporan tersebut tercatat pelapor atas nama Tengku Mochtar Djohansyah selaku kuasa hukum korban yang melaporkan atas dugaan perkara pornografi sesuai UU ITE.

“Kalau pornografi sudah jelas. Klien kami (PJ) dibuka pakaiannya sampai telanjang meskipun sudah menolak tiga kali. Kemudian difoto oleh oknum itu,” terang Djohan, sapaannya.

Ia menjelaskan, pelaku tak hanya menyimpan foto telanjang kliennya. Pelaku juga diduga menyebarkan foto hot itu di grup. Hal itu diketahui saat dia mendatangi RSU Dr Soetomo dan bertemu dengan pihak rumah sakit.

“Pada saat kami bertemu itulah, kami mendapati ada dua HP yang menyimpan foto telanjang klien kami. Yaitu HP milik BA dan HP tenaga medis lainnya. Padahal yang memotret klien kami hanya BA,” beber Djohan.

Dia kemudian menanyakan ke tenaga medis selain BA, darimana mendapatkan foto kliennya tersebut. Tenaga medis itu menjawab bahwa foto itu didapat dari grup.

“Entah grup apa itu, yang pasti kami yakini foto itu telah ditransmisikan oleh si BA kepada orang lain. Sehingga kami perkarakan atas ITE tersebut,” tandasnya.