Foto Dan Video Porno Vanessa Angel Dalam Kasus Prostitusi Online

by
Foto Dan Video Porno Vanessa Angel Dalam Kasus Prostitusi Online

Polisi menemukan foto dan video porno yang diduga Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online. Temuan tersebut dapat memberatkan Vanessa apabila terbukti.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan foto dan video yang tak pantas itu didapat dari penyelidikan terhadap muncikari yang telah ditangkap.

Bukti tersebut bisa memberatkan Vanessa Angel dalam kasus prostitusi.

“Foto dan Video tak pantas itu yang bisa memberatkan VA dalam kasus prostitusi online ini,” katanya.

“Foto dan video tak pantas itu yang bisa memberatkan VA dalam kasus prostitusi online ini. Ada dugaan foto dan video itu dikirim oleh VA. Ini yang sedang kami dalami,” ujar Barung kepada detikHOT, Rabu (16/1/2019).

Pihaknya saat ini masih mendalami temuan foto dan video tidak senonoh tersebut.

Polisi menemukan foto dan video porno yang diduga Vanessa Angel. Foto dan video itu terungkap dari penyelidikan muncikari yang telah ditangkap.

Foto Dan Video Porno Vanessa Angel Dalam Kasus Prostitusi Online tersebut digunakan muncikari untuk menawarkan bisnis protitusi kepada pelanggan.

“Ada dugaan foto dan video itu dikirim oleh VA. Ini yang sedang kami dalami,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera kepada detikHOT, Rabu (16/1/2019).

Pelarian salah satu muncikari yang terlibat dalam prostitusi artis akhirnya usai sudah. Polda Jatim berhasil mengamankan seorang DPO muncikari di Jakarta.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebutkan muncikari tersebut diketahui bernama Fitria dan berusia 32 tahun. Ia diamankan pada hari Senin (14/1) malam.

Ada fakta menarik yang ditemukan polisi terkait penangkapan Fitria. Kabarnya wanita ini sempat ingin menyerahkan diri ke Polda Jatim namun ada orang yang menghalanginya.

“Kami menyampaikan hasil dari penangkapan kita terhadap saudari Fitria semalam tanggal 14 Januari 2019 bertempat di Jakarta. Kita lakukan penangkapan terhadap Fitri yang sebelumnya dihalang-halangi oleh saudara W untuk datang ke Polda Jawa Timur sehingga kita melakukan penangkapan ke Jakarta,” papar Barung di Mapolda Jatim, Selasa (15/1/2019).

Soal W, Barung mengungkapkan jika yang bersangkutan juga merupakan terduga muncikari. Namun W juga dikenal memiliki sebuah rumah produksi (PH).

“Sama (muncikari), tetapi ini W ini yang memiliki daripada production house itu, itu yang menghalangi,” kata Barung kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (15/1/2019).

Barung menambahkan W juga pernah memfasilitasi jasa prostitusi online Vanessa. “Semuanya, dia pernah meng-endorse Vanessa Angel,” lanjutnya.

Saat ditanya bagaimana cara W menghalangi Fitria, Barung memaparkan ia sempat berusaha menghilangkan jejak Fitria. Namun begitu Fitria tertangkap, W kemudian melarikan diri.

“Menghalang-halangi untuk datang ke Polda Jawa Timur kemudian berusaha menghilangkan Fitria. Kita sudah melakukan penangkapan, si W yang hilang sekarang,” ungkapnya.

Selain itu, W disebut menggunakan beberapa cara untuk mempengaruhi Fitria agar tak menyerahkan diri ke Polda Jatim. Salah satunya dengan menghasut Fitria.

“Satu, kamu akan dijadikan tersangka. Dua, kamu akan dijadikan pancingan terhadap yang lainnya lagi. Beberapa hal penghasutan yang dilakukan dia juga melakukan penahanan beberapa konten yang dia sampaikan,” ungkapnya mengenai hasutan W.

Kekhawatiran W mungkin ada benarnya. Barung mengatakan, dari penangkapan Fitria ini maka akan terbongkar identitas muncikari-muncikari lain, bahkan polisi juga berharap dapat membongkar seberapa besar jaringan ini dan bagaimana kinerja mereka.

“Dari Fitria akan terbongkar nantinya beberapa hal yang sudah saya katakan tadi yang kemarin itu ada barterisasi antara beberapa dari muncikari,” paparnya.

Barung menambahkan, seluruh muncikari yang ada dalam jaringan ini bersinergi untuk menjadi perantara dalam menawarkan jasa prostitusi online kepada user atau pelanggan.

Selain itu, masing-masing muncikari ini disebut memiliki ‘anak asuh’ sendiri. Namun ketika si pelanggan menginginkan ‘anak asuh’ yang dimiliki muncikari lain, maka muncikari ini akan bertukar ‘anak asuh’ untuk sementara demi melayani si pelanggan.

“Masing-masing muncikari itu saling berkaitan satu dengan yang lain. Satu yang melakukan endorse kepada apa yang dimilikinya, yang lain tidak memiliki endorse itu maka saling bertukar untuk melayani pelanggan yang ada,” terang Barung.

Lantas apa status Fitria saat ini? Barung mengatakan Fitria langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online, menyusul Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanta.

“Sudah, sudah tersangka,” pungkas Barung.